Apa itu Smart Contract?

Smart Contract dapat dianalogikan sebagai sebuah mesin yang memiliki fungsi tertentu, bekerja secara otomatis, terisolir, dan membutuhkan input untuk dapat melakukan fungsi tertentu. Sekilas Smart Contract tidak berbeda dengan program yang dibuat dengan bahasa pemrograman lainnya, karena pembedanya adalah pada lingkungan eksekusinya.

Karakteristik Smart Contract adalah Distributed, Replicated, Immutable, Non repudiation.

Distributed artinya data dan fungsionalitasnya tidak sentralistik (terdistribusi) di sejumlah server yang lokasi berbeda-beda.

Replicated artinya data dibackup atau disalin ke berbagai tempat.

Immutable artinya data yang sudah ditulis bersifat permanen tidak bisa diubah-ubah lagi selamanya.

Non Repudiation artinya siapa-siapa yang menuliskan perubahan dapat dibuktikan keterlibatannya dalam penulisan perubahan.

Keempat karakteristik tersebut tersedia pada teknologi Blockchain. Di Ethereum teknologi Blockchain ini selain digunakan untuk menyimpan data transaksi coin cryptocurrency internalnya (Ethereum), juga digunakan untuk menyimpan data-data yang digunakan oleh Smart Contract.

Bila Bitcoin yang lebih fokus menggunakan teknologi Blockchain untuk transfer nilai dari satu pihak ke pihak lain, Smart Contract yang diawali oleh Ethereum menawarkan sesuatu yang lain selain fitur transfer nilai/coin, yaitu transparansi pemrograman. Dengan aplikasi yang ditempatkan dalam Blockchain, siapapun yang menuliskan script program, tidak dapat lagi melakukan modifikasi atas aplikasi setelah aplikasi tersebut disimpan ke dalam Blockchain (permanen), dan pengguna yakin bahwa aplikasi tersebut terpercaya karena dijalankan oleh sistem berbasis konsensus.

Sehubungan dengan teknologi Smart Contract yang Rekeningku.com gunakan dalam pembuatan Wallet Ethereum, member dapat mengirimkan Ethereum dan transaksi Smart Contract ke alamat Ethereum yang dimiliki oleh member.

Pengiriman Ethereum dari Rekeningku.com akan menggunakan metode Smart Contract dan mengirimkan Ethereum ke alamat tujuan yang ditentukan oleh member.

Beberapa perusahaan exchanger atau wallet tidak mendukung transaksi Smart Contract dan hanya transaksi biasa, oleh karena itu Rekeningku.com menyarankan untuk mengirim Ethereum ke wallet yang mendukung transaksi Smart Contract demi kenyamanan member.

 

Apakah artikel ini bermanfaat?
Yes7
No1