Holochain adalah platform aplikasi terdesentralisasi (Dapps) yang menggunakan jaringan Peer-to-Peer untuk pemrosesan kesepakatan sentris agen dan sistem konsensus antara pengguna. Holochain juga merupakan sistem buku besar Post-Blockchain yang hemat energi dibandingkan dengan sistem buku besar pada Ethereum ataupun Bitcoin. Keuntungan utama Holochain adalah bahwa setiap perangkat di jaringan mendapatkan buku besar yang aman sendiri, atau Holochain, dan dapat berfungsi secara independen sambil juga berinteraksi dengan semua perangkat lain di jaringan untuk menjadi solusi Edge Computing yang benar-benar terdesentralisasi.

Di Holochain, tidak ada konsensus global sejati yang dipertahankan. Sebagai gantinya, setiap agen di blockchain publik memelihara cabang pribadi yang dikelola dan disimpan secara terbatas di blockchain publik dengan tabel hash yang didistribusikan. Ini memungkinkan setiap perangkat di jaringan berfungsi secara independen, dan hanya memerlukan sinkronisasi data bila perlu, atau disepakati oleh pengguna. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada batas skalabilitas dari setiap Dapps yang dihosting pada Holochain jika dibandingkan dengan sistem blockchain tradisional. Dengan menggunakan model holografik untuk penyimpanan data dan transfer data, pengembang aplikasi kini dapat membuat aplikasi terdesentralisasi yang dapat menskala dalam berbagai dimensi di seluruh jaringan untuk memastikan mereka terdistribusi dengan benar. Ini memungkinkan setiap perangkat di jaringan berfungsi secara independen, dan hanya membutuhkan sinkronisasi data bila perlu, atau disepakati oleh pengguna. Ini berarti setiap pengguna mengendalikan data mereka sendiri, dan tidak pernah harus mengambil risiko data mereka dijual atau diekspos kepada pihak ke-3 seperti yang sudah pernah terjadi dengan Facebook dan Cambridge Analytica.

Ekosistem Holo bergantung pada host yang menyediakan pemrosesan dan penyimpanan untuk aplikasi terdistribusi. Host yang juga menyediakan daya komputasi untuk Dapps ini akan memperoleh hadiah dalam bentuk Holo Fuel setelah 3 bulan beroperasi pada Holochain. Holo Fuel merupakan token dari Holochain sendiri yang saat ini kita sebut HOT dan masih berdiri pada blockchain Ethereum. Selain host, terdapat aktor lain yang ikut masuk dalam sistem Holochain, pengguna dari aplikasi desentralisasi yang dihosting oleh Holochain dapat membayar biaya dari pemakaian Dapps menggunakan HOT. Bagi pengembang aplikasi yang ditugaskan oleh pihak Holo sendiri akan memperoleh imbalan berupa Holo Fuel yang nantinya dapat dikonversi menjadi biaya layanan hosting aplikasi itu sendiri pada sistem Holochain.

Pecinta Cryptocurrency Indonesia dapat melakukan transaksi Jual Beli Aset Digital Holo (HOT) di Rekeningku.com menggunakan Rupiah.
Jangan lupa gunakan ANA Coin agar mendapatkan diskon biaya transaksi.

Apakah artikel ini membantu?